Pasir Laut Indonesia dan Bertambah Luasan Singapura

Disclaimer : Ini hanya sekedar opini saya.

Saya masih ingat dengan jelas penggandaian dosen saya tentang batas laut dan klaim laut.

“Ibaratkan kamu dan tetanggamu punya rumah yang dipagar masing-masing. Kamu punya halaman, dia punya halaman. Saat dia ingin menambah terasnya di halamannya, kamu tidak ada hak untuk melarang, namun dia juga tidak ada alasan untuk memindahkan pagarnya karena dia ingin membuat teras.”

 

Kira-kira begitu.

 

Masalah batas laut Indonesia dengan negara tetangga adalah masalah yang kompleks. Dalam hal penentuan batas laut, saat batas antara kedua negara (atau lebih) belum ditetapkan, masing-masing negara dapat mengklaim bagian lautnya. Metode yang dapat digunakan untuk klaim ada berbagai macam. Tentunya metode apapun itu tujuan utamanya adalah untuk menguntungkan negaranya masing-masing.

 

Agaknya yang saya kritisi disini adalah ekspor pasir laut dari Indonesia ke Singapura.

 

Kita ketahui Singapura adalah negara kecil yang sedari lama gencar melakuan reklamasi demi menambah luasan daratannya. Luas daratan yang bertambah jelas akan mempengaruhi klaim laut Singapura. Namun, tidak untuk batas laut yang sudah ditetapkan dengan perjanjian (perjanjian dapat dicari di website DOALOS).

 

FYI, status ekspor pasir laut ke Singapura adalah terhenti. Jika masih ditemui ekspor pasir laut ke negara tsb, kemungkinan besar adalah ilegal.

 

Any opinion, guys?

 

Comment below.

 

Cheers,

 

Sabila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s